• 024-6730 956

Memperoleh Mahar Yang Berkah

  • By : winaalhusna.com
  • 02 February 18, 09:06
Memperoleh Mahar Yang Berkah

Mahar’ memang tak asing lagi di telinga kita. Apalagi bagi yang telah menikah atau sekarang yang sedang berencana dalam waktu dekat ini akan menikah. Hm…mau minta mahar apa ya? Uang kah…mobilkah….atau hapalan Al-Quran? 

Dalam hal ini, meski kata ‘mahar’ tidak asing, namun masih banyak diantara kaum akhawat yang pusing ketika ia harus menetapkan mahar. Padahal sejatinya kita tidak perlu pusing-pusing. Islam telah menunjukkan pada kita bagaimana caranya agar mahar yang diperoleh adalah mahar yang terbaik. Yaitu yang bisa menjadi pintu awal keberkahan pernikahan kita. Lalu apakah itu…? Yaitu mahar yang berkah.

Mahar dalam Islam adalah harta atau sesuatu yang diberikan ketika ijab-qobul telah terlaksana maka pada saat itu istri mendapatkan hak untuk memiliki mahar dari suaminya. Karena ini terjadi pada sesuatu yang suci, alangkah lebih baiknya kita sebagai kaum hawa memperhatikan permintaan (mahar seperti apa) terhadap calon suami kita .  Mengapa? Karena tuntunan sunnah bahwa memudahkan untuk mendapatkan mahar akan mendapatkan berkah didalamnya. Seperti dalam hadits,

"Di antara kebaikan (berkah) wanita adalah mudah meminangnya, mudah maharnya dan mudah rahimnya.” [13]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh Ahmad (VI/77, 91), Ibnu Hibban (no. 1256 al-Mawaarid) dan al-Hakim (II/181).

Perlu ditekankan bahwa dalam setiap hadits yang berkenaan dengan mahar maka yang dimaksudkan hadits adalah memudahkan suami untuk memberikan mahar kepada istrinya.  Sering kita melihat beberapa orang menerjemahkan haditsnya sehingga diartikan ‘mahar yang murah’. Tentu ini adalah keliru. Mengapa? Karena mahar yang harganya murah belum tentu mudah didapatkan oleh suami.  Contohnya banyak sekali barang-barang murah yang sulit didapatkan dikarenakan didaerahnya tidak ada, atau sangat langka, dan lain-lain. Maka alangkah lebih baik dalam pengamalan hadits berkenaan tentang mahar kita mengikuti terjemahan yang betul yaitu mahar yang ‘mudah bagi suami’.

Dapat kita panuti dari Rasulullah SAW dan para sahabat bahwa mereka tidak disulitkan ketika diwajibkan memberikan mahar. Rasulullah diminta oleh Khadijah r.a bermaharkan unta merah yang sudah jelas harganya mahal, namun bagi Rasulullah SAW itu mudah beliau berikan kepada Khadijah r.a. Sama seperti para sahabat yang diminta oleh istrinya untuk memberikan pedangnya, atau baju perang sebagai mahar. Pedang dan baju perang adalah barang yang mahal namun mudah bagi para sahabat untuk memberikannya kepada istrinya.

Darisanalah semoga hati kita terketuk untuk tidak asal-asalan saat hendak menentukan mahar. Bukan dilihat dari mahal atau murahnya mahar tersebut. Tapi dilihat dari ‘apakah permintaan mahar ini (baik harta ataupun hafalan Al-Quran) mudah baginya atau malah menyulitkannya?’

Wallahu a’lam.


Komentar

Tinggalkan Pesan

Artikel

Memilih Calon Istri

Memilih Calon Istri

Setiap manusia menginginkan kebahagiaan. Ya iya lah, siapa yang pingin sengsara.

Memperoleh Mahar Yang Berkah

Memperoleh Mahar Yang Berkah

Mahar’ memang tak asing lagi di telinga kita. Apalagi bagi yang telah menikah

Syarat Resepsi Pernikahan Menurut Pandangan Islam

Syarat Resepsi Pernikahan Menurut Pandangan Islam

Seperti yang kita ketahui bersama, pernikahan adalah peristiwa agung bagi setiap

Menikah ala Islam, Mudah, Murah dan Berkah

Menikah ala Islam, Mudah, Murah dan Berkah

Adalah menjadi karakteristik khusus Islam bahwa setiap ada perintah yang harus d

Menikah Dengan Yang Sekufu (seimbang)

Menikah Dengan Yang Sekufu (seimbang)

Menikah merupakan suatu hal yang sakral, bukan hanya bertujuan membuat sebuah ke

Seikat Simpul dan Janji yang Berat

Seikat Simpul dan Janji yang Berat

Jejak-Jejak Pergantian Tahun Baru Saja Lewat. Gembita Dan Hiruk Pikuk Malam Masi

Tips memilih Catering Service

Tips memilih Catering Service

Memilih catering service yang baik memang sangat penting. Kita harus jeli dalam